Metode Analisis Mutu Pakan

ยท Universitas Brawijaya Press
4.1
8 เชฐเชฟเชตเซเชฏเซ‚
เช‡-เชชเซเชธเซเชคเช•
334
เชชเซ‡เชœ
เชฐเซ‡เชŸเชฟเช‚เช— เช…เชจเซ‡ เชฐเชฟเชตเซเชฏเซ‚ เชšเช•เชพเชธเซ‡เชฒเชพ เชจเชฅเซ€ย เชตเชงเซ เชœเชพเชฃเซ‹

เช† เช‡-เชชเซเชธเซเชคเช• เชตเชฟเชถเซ‡

Di dalam usaha peternakan, biaya pakan dapat mencapai 70 % dari total biaya produksi. Oleh karena itu ransum yang disusun tidak hanya mampu menjaga kesehatan dan menghasilkan produksi sesuai kemampuan genetisnya, namun juga harga yang layak secara ekonomis. Di Indonesia, Direktorat Jenderal Peternakan telah menetapkan standarย  persyaratan mutu pakan ternak yang diperdagangkan di Indonesia dengan acuan dari Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Salah satu persyaratan tersebut adalah dalam kandungan komposisi nutrien.Untuk menyusun ransum baik yang akan digunakanย  kepentingan pakan sendiri maupun komersial,ย  diperlukan data besaran kandungan nutrien komponen bahan pakan, melalui analisis pakan di laboratorium. Pihak laboratorium yang melayani masyarakat, termasuk pelanggan internalnya, yaitu peneliti dan mahasiswaย  harus dapat menjamin bahwa hasil analisis yang dihasilkan telah dilakukan sesuai standar alat dan prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan secara benar. Untukย  kepentingan tersebut Buku Metodeย  Analisis Mutu Pakan ini dipublikasikan.

Di dalam buku disajikan secara runtun, mulai dari manajemen laboratorium yang harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga pengguna laboratorium merasa aman dan keselamatannya terjamin selama bekerja di laboratorium. Karena bahan kimia yang digunakan berpotensi menimbulkan kecelakaan dan peralatan yang mahal dapat menimbulkan risiko kerugian finansial. Kemudian dilanjutkan uraianย  tentang teknik pengambilan sampel pakan yang mampu mendapatkan sampel yang representatif. Kegiatan ini adalah hulu dari rangkaian proses analisis pakan. Tanpa sampel dalam jumlah kecil yang dapat mewikili kelompok pakannya, hasil analisis laboratorium akan tidak berarti. Curahan waktu, tenaga, pikiran dan dana untuk menganalisis sampel tersebut terbuang percuma. Untuk mengetahui komposisi pakan secara kuantitatif, sampel perlu direaksikan dengan sejumlah larutan standar. Hal ini disajikan dalam bab titrasi dan pembuatan larutan standar. Selanjutnya diakhiri dengan upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrien pakan ternak yang ditentukan dengan metode standar, maka kandungan nutrien pakan harus ditentukan dengan prosedurย  yang standar pula.

Buku ini sangat berguna sebagai acuan bagi para mahasiswa, dosen, laboran, penelitiย  yang bekerja di laboratorium analisis pakan dan masyakarat industri pakan ternak yang memanfaatkan jasa laboratorium. Disamping itu, buku ini juga bergunaย  sebagai sarana sosialisasi kebijakan Direktorat Jenderal Peternakan dalam rangka peningkatan mutu pakan di Indonesia.

เชฐเซ‡เชŸเชฟเช‚เช— เช…เชจเซ‡ เชฐเชฟเชตเซเชฏเซ‚

4.1
8 เชฐเชฟเชตเซเชฏเซ‚

เชฒเซ‡เช–เช• เชตเชฟเชถเซ‡

Hartutik lahir pada tanggal 3 Juni 1956 di Lodoyo, Blitar. Diawali dengan pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sutojayan II, Lodoyo, lulus tahun 1968, kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Lodoyo, lulus tahun 1971. Melanjutkan di SMAN 3 Malang, lulus 1974, ia masuk Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Brawijaya (UB) pada tahun 1975 dan lulus Sarjana Peternakan (Ir) pada tahun 1981. Setelah menjadi dosen di Fakultas Peternakan UB tahun 1982, ia pada tahun 1991 mendapat Beasiswa Program Pasca Sarjana (BPPS) dari Dikti untuk S2 di Program Studi Ilmu Peternakan Minat Nutrisi dan Pakan Ternak Program Pascasarjana (PPS) UGM, lulus tahun 1993 dengan gelar Magister Pertanian (MP) dengan predikat Cumlaude. Selanjutnya mendapat kesempatan S3 dengan dana BPPS di PPS UGM dan lulus tahun 2000 dengan gelar Doktor. Ia menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Nutrisi Ruminansia pada tahun 2006 pada Fapet UB Malang.
Ia bekerja sebagai dosen di Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak (sekarang namanya Bagian Nutrisi dan Makanan Ternak) Fapet UB Malang sejak tahun 1982-sekarang. Selama bekerja sebagai dosen ia pernah menjabat Sekretaris Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak (1983-1986), Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan atau PD II (1986-1990), Ketua Jurusan Nutrisi Dan Makanan Ternak (2003-2007), Dekan Fapet UB (2007-2011), Ketua Forum Ketua Jurusan seluruh UB (2004-2007), Ketua Forum Dekan (Forum Pimpinan Pendidikan Tinggi Peternakan seluruh Indonesia, FPPTPI 2007-2011), Ketua Lembaga Pengelola Riset Unggulan Strategi Nasional kerjasama Fapet UB dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi (2007-2009). Disamping itu juga aktif dalam organisasi profesi wanita sebagai Ketua Ikatan Istri Sarjana Peternakan Indonesia Widya Andini (IISPI-WA) Cabang Jawa Timur II (2002-2006), Ketua Pengurus Besar IISPI-WA (Periode I 2006-2010 dan Periode II 2010-2014) dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Malang (2004-2006), Anggota Kowani Pusat (2012-sekarang).
Sejak tahun 1983, ia aktif mengajar mata kuliah pada : PS S1 : Ilmu Nutrisi Ruminansia, Kimia Pakan, Peralatan dan Teknik Analisis Laboratorium, Iptek dan Pengolahan Bahan Pakan, Dasar Nutrisi Ternak dan Bahan Makanan Ternak; PS S2 : Strategi Pengembangan Ternak Ruminansia, Teknologi Pakan, Metodologi Penelitian;, PS S3 : Bioteknologi Nutrisi Pakan, Pengembangan Pakan Ruminansia. Mengikuti sebagai peserta atau participant training : Training Basic and Applied Protein Chemistry and Analysis (UB, 1985), Food Microbiology (UB, 1988), Analytical Techniques of Feeds (UB, 1988), Evaluation of Feedstaff : In sacco digestibility techniques (Rowett Research Institute, Aberdeen, Scotland,1990). Ia telah menulis karya ilmiah : Buku Petunjuk Analisa Bahan Makanan Ternak dan Buku Ajar Kimia Pakan (kerjasama UB-NUFFIC Belanda,1983), Bahan Ajar Teknik Laboratorium untuk Pakan Ternak (Proyek SP4 Dikti, 2004. Ia telah mengikuti sebagai peserta dan pemakalah pada berbagai seminar nasional dan Internasional (Thailand, Vietnam, Jerman, Afrika Selatan, dan Perancis). Ia sering menyampaikan materi pelatihan tentang : penyusunan ransum ruminansia, mutu pakan dan analisis pakan ruminansia atas permintaan Dinas Peternakan Propisnsi Jawa Timur, Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB, Singosari), dan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPT, Batu). Disamping itu ia aktif melaksanakan penelitian di bidang nutrisi dan pakan ternak ruminansia dengan instansi lain.

เช† เช‡-เชชเซเชธเซเชคเช•เชจเซ‡ เชฐเซ‡เชŸเชฟเช‚เช— เช†เชชเซ‹

เชคเชฎเซ‡ เชถเซเช‚ เชตเชฟเชšเชพเชฐเซ‹ เช›เซ‹ เช…เชฎเชจเซ‡ เชœเชฃเชพเชตเซ‹.

เชฎเชพเชนเชฟเชคเซ€ เชตเชพเช‚เชšเชตเซ€

เชธเซเชฎเชพเชฐเซเชŸเชซเซ‹เชจ เช…เชจเซ‡ เชŸเซ…เชฌเซเชฒเซ‡เชŸ
Android เช…เชจเซ‡ iPad/iPhone เชฎเชพเชŸเซ‡ Google Play Books เชเชช เช‡เชจเซเชธเซเชŸเซ‰เชฒ เช•เชฐเซ‹. เชคเซ‡ เชคเชฎเชพเชฐเชพ เชเช•เชพเช‰เชจเซเชŸ เชธเชพเชฅเซ‡ เช‘เชŸเซ‹เชฎเซ…เชŸเชฟเช• เชฐเซ€เชคเซ‡ เชธเชฟเช‚เช• เชฅเชพเชฏ เช›เซ‡ เช…เชจเซ‡ เชคเชฎเชจเซ‡ เชœเซเชฏเชพเช‚ เชชเชฃ เชนเซ‹ เชคเซเชฏเชพเช‚ เชคเชฎเชจเซ‡ เช‘เชจเชฒเชพเช‡เชจ เช…เชฅเชตเชพ เช‘เชซเชฒเชพเช‡เชจ เชตเชพเช‚เชšเชตเชพเชจเซ€ เชฎเช‚เชœเซ‚เชฐเซ€ เช†เชชเซ‡ เช›เซ‡.
เชฒเซ…เชชเชŸเซ‰เชช เช…เชจเซ‡ เช•เชฎเซเชชเซเชฏเซเชŸเชฐ
Google Play เชชเชฐ เช–เชฐเซ€เชฆเซ‡เชฒ เช‘เชกเชฟเช“เชฌเซเช•เชจเซ‡ เชคเชฎเซ‡ เชคเชฎเชพเชฐเชพ เช•เชฎเซเชชเซเชฏเซเชŸเชฐเชจเชพ เชตเซ‡เชฌ เชฌเซเชฐเชพเช‰เชเชฐเชจเซ‹ เช‰เชชเชฏเซ‹เช— เช•เชฐเซ€เชจเซ‡ เชธเชพเช‚เชญเชณเซ€ เชถเช•เซ‹ เช›เซ‹.
eReaders เช…เชจเซ‡ เช…เชจเซเชฏ เชกเชฟเชตเชพเช‡เชธ
Kobo เช‡-เชฐเซ€เชกเชฐ เชœเซ‡เชตเชพ เช‡-เช‡เช‚เช• เชกเชฟเชตเชพเช‡เชธ เชชเชฐ เชตเชพเช‚เชšเชตเชพ เชฎเชพเชŸเซ‡, เชคเชฎเชพเชฐเซ‡ เชซเชพเช‡เชฒเชจเซ‡ เชกเชพเช‰เชจเชฒเซ‹เชก เช•เชฐเซ€เชจเซ‡ เชคเชฎเชพเชฐเชพ เชกเชฟเชตเชพเช‡เชธ เชชเชฐ เชŸเซเชฐเชพเชจเซเชธเชซเชฐ เช•เชฐเชตเชพเชจเซ€ เชœเชฐเซ‚เชฐ เชชเชกเชถเซ‡. เชธเชชเซ‹เชฐเซเชŸเซ‡เชก เช‡-เชฐเซ€เชกเชฐ เชชเชฐ เชซเชพเช‡เชฒเซ‹ เชŸเซเชฐเชพเชจเซเชธเซเชซเชฐ เช•เชฐเชตเชพ เชฎเชพเชŸเซ‡ เชธเชนเชพเชฏเชคเชพ เช•เซ‡เชจเซเชฆเซเชฐเชจเซ€ เชตเชฟเช—เชคเชตเชพเชฐ เชธเซ‚เชšเชจเชพเช“ เช…เชจเซเชธเชฐเซ‹.