Tidak hanya itu, buku ini juga memaparkan persoalan pentingnya pemasaran politik, penggunakan iklan politik, pertarungan para selebritas, hingga penggunaan kampanye hitam dalam pilkada. Dengan variasi isu yang diangkat dan dijadikan objek kajian menjadikan buku ini sangat layak dibaca dan dijadikan referensi bagi siapa pun yang memiliki ketertarikan dalam memahami pilkada dan demokrasi lokal di Indonesia.
Muhtar Haboddin adalah sarjana Ilmu Pemerintahan UGM dan Master of Art (MA) Ilmu Politik UGM, dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Brawijaya. Menulis dibeberapa Jurnal: JSP UGM, Jurnal Socio UNY, Jurnal Politika-UNSOED, Jurnal Renai Percik, Jurnal Governance UNISMA-Bekasi, Jurnal Desentralisasi LAN-Jakarta, Jurnal Interaktif FISIP-Brawijaya, Ilmu Pemerintahan UMY, Jurnal Aliansi FISIP dan Jurnal Ilmu Politik Universitas Siliwangi Tasikmalaya serta Jurnal Administrasi Negara-FISIP Universitas Sriwijaya-Palembang dan Jurnal Transformative, IPM-UB. Menulis buku bersama Gregorius Sahdan yang berjudul Evaluasi Pilkada di Indonesia (IPD dan KAS-Jakarta, 2009), Gurita Korupsi Pemerintah Daerah (Kaukaba, 2013) Politik Primordialisme (UB Press, 2015). Pengantar Ilmu Pemerintahan, (UB Press, 2015); Pengantar State Auxiliary Agency (UB Press,2015) Editor dan Penulis Memahami Kompleksitas Persoalan Korupsi (Fisip-UB Press,2016); Pengantar Ilmu Politik (UB Press, 2016); Dinamika Pilkada dan Demokrasi Lokal di Indonesia (UB Press, 2016); Pemilu dan Partai Politik di Indonesia (UB Press, 2016) bisa dihubungi melalui: [email protected].