Allah berfirman, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.(QS. Qashash [28]:77)
Kebahagiaan yang dicari oleh setiap orang, terkadang tidak pernah bisa ditemukan bagaimana jalannya, sebaliknya banyak orang tersesat dalam jalan-jalan kebinasaan dan kehinaan. Padahal kalau kita mengikuti syari’at Allah yang dibawa oleh Rasulullah Saw, pastinya kita tidak akan pernah tersesat. Dan pokok dari semua itu adalah sejauh mana keimanan seseorang terhadap apa yang diserukan oleh Allah melaluiRasul-Nya. Semakin beriman kita kepada-Nya, maka semakin dekat kita mencapai jalan kebahagiaan, sebaliknya jika kita tidak beriman kepada-Nya, maka akan semakin jauh kita dari jalan kebahagiaan.
Buku ini ingin menyampaikan pesan kepada kita semua, bagaimana sebaiknya kita mengelola hati dengan baik agar dapat menjadi sandaran dalam mencapai kebahagiaan yang dijanjikan oleh Allah. Poros kebahagiaan itu ada di kebersihan hati, maka langkah pertama yang harus diperbaiki adalah hati itu sendiri. Jika hati bersih, maka insya Allah kita akan mendapatkan kebahagiaan. Sebaliknya jika hati kita kotor, maka kesengsaraan hiduplah yang akan kita dapatkan. [*]